memory teman-teman seatap..

dear my friends Ini surat sederhana ku untuk kalian..

Pertama maafkan aku, maafkan yang belum pernah menjadi teman yang baik untuk kalian.. Maafkan aku yang banyak memiliki kekurangan.. Maafkan aku yang teramat menyebalkan..

Ingatkah teman? Aku banyak menuntut pada kalian, ya teramat sering aku menuntut dari kalian.. Tapi aku pun pernah terjerumus pada kesalahan yang hina..hingga aib itu pedih dan perih kala kalian menertawakan.. Tapi sekali lagi tapi, tak apa, itu hukuman untuk Si pendosa.. Teman.. Meskipun mungkin kalian ga menganggapku teman, tetap ingat teman, aku mencintai kalian karna Allah.. Teman..

Aku mau cerita,tentang kisah kita..kisah kita yang kadang hanya aku ceritakan pada dinding dan buku yang berserakan.. Kisah dimana masing-masing dari kita di pertemukan.. Ya, bilik asrama itu yang pertama menjadi saksi atas pertemuanku dg salah satu dari kalian.. Perlahan kita ikuti irama yang ada, kepanitiaan, event dan akhrnya bermuara pada pertemuan pertemuan.. Kau tau teman, waktu aku menerima hinaan tentang kalian, atau perkelahian kcil antar kalian, aku sedih, ya hanya bisa menangis d balik selimut coklat itu teman, yang kadang kalian pergoki, tapi alasanku selalu lain..ya aku ga sanggup berbuat lbh teman..hanya lirih lemah.. Kadang juga, aku kalian ingatkan, tindakan salahku pada kalian, memaksa semua program dr ku untk kalian jalani, aku sedih teman, aku ingat, ada yang bolak balik pulang karena masalah rumah, ada yang adiknya sampai tak lulus ujian, ada bny yg trsayat oleh ksewenanganku atas program untk kalian..aku sedih teman, tp aku tak tau cra lain, tak pandai merayu hati, tak lihai menaklukan hati kalian.. Aku bingung teman, 4th wktu yg teramat singkat teman, untuk membuat ukiran janji setia bertemu lagi di pusara syurga, dengan segala cara yg kita mampu menempuhnya teman.. Aku hanya ingin,kelak kita bertemu lagi teman.. Hanya itu teman..

Tapi seperti di awal..maafkan aku teman..belum mengerti kalian, hanya menyusahkan dan membebani fikiran.. Aku ga akan menyusahkan kalian lagi teman, dengan ingin kalian ingat atau susah payah menyimpan foto lengkap kita..biarlah itu ada di memori sejarah kita teman.. Yang terpenting, dimanapun qt berada, mash melhat langit yg sama..dn menerawang mencoba brjalan2 kcl untk brkumpul lg kelak.. Terimakash teman,telah membersamaiku dg sgala cacat sikapku pada kalian.. InsyaAllah, semua terhitung dn tak tersia.. Semoga usaha 4th itu kita lanjutkan bersama dlm ruang dn wktu yg brbeda.. Semangat kalian, kritik dn cemoohan kalian tetap tersimpan menjadi warna pelangi di lemari hatiku..

Tempalah diri kalian, ajari jiwa kalian, didik napsu kalian, jangan biarkan mereka liar Maafkan aku yang tak sempurna dari kalian

 

terimakasih telah mewarnai 4th pelangi kehidupan di bandung..

Hanya ingin menjadi

“bahagia” sebuah kata yang sering aku rasa…
Melihat mereka, mereka yg tercampa…
berkeliaran angan ini liar mencari makna…
Berpacu otak ini berlarian sangat merdu…
Berdentum hati ini buncah hingga tak punya rasa..
Asa berpijar bukan karena ingin menerka…
Tetes zat cair tak tau entah tnpa irama…
Aku hanya di tepian tanpa usaha mengikuti irama mereka…
Luka ku terlalu busuk menusuk merasuk liar menhujam tajam ke penjuru kalbu tanpa ijin si empu nya…
Malu kelu tak tau harus berguna apa…
Hanya anyir tak seharum anyelir…
Nyinyir tatapan2 tajam terekam kejam bagai santapan sang pejantan…
Hakikatnya tak terhikayat, hanya berucap, puing perca tak tau membentk apa…
Dan ini lah penjahat yang hanya ingin bertaubat, tapi luka nya cukup menyayat entah air garam sang suci mana yang hendak menabur hingga lebur…
Hati nya terpekik licik tak bisa melirik…
Mata nya jalang bak kijang yang enggan untk d tunggang…
Ia pun menari rapi d tengah segala bimbang yang mengambang…
Tersenyum simpul tanpa pelarian pudar tali terkuat…
Ialah dia yang ingin mengayuh rakit2 bukit senja…
Ialah dia yg berkawan dengan sergapan terka malam…

Maaf kan dia yang tak sesempurna,
Tapi pilu begitu haru..seakan tak pernah berlalu kala rekaman kekejaman itu d umbar dengan cekikikan puas menerjang lawan…
Dia yg ingn sembuhkan luka…
Dia yg ingn sdkt menerka…
Dia yg ingn tak ada sandiwara..

image

Hanya ingin bertahan

Ialah dia, yang basah dengan luka darah…
Anyir nyinyir hanya cibir yang tak kunjung berakhir…
Bergelayut manja meminta sentuhan tangan tak ternoda…
Berlarian tanpa ujung meski mendung entah d ujung kepala…
Matanya jalang menerkam rekam tanpa sapaan…
Ingatan nya kerdil bongsor saling menyalahkan…
Hatinya nanar entah adakah kebenaran…

Berjuta asa hanya terhujam kejam tanpa tujuan…
Pilunya pecah entah tanpa arah …
Kemana dia melangkah hanya tarian mengambang mencari tobatan bertahan…
Kasar,menjijikan bukan hal asing sebagai sapaan…
Kedepan dia hanya ingnkan perubahan…
Pekikan suara jeritan guntur masa silam hanya merekam nanar tanpa perbaikan..

Ialah dia yang ingin kan sdkt penjajakan…
Ialah dia dg asa yg tak karuan…
Ialah dia yg mempercayai ada nya perubahan…

Jijik tergelitik manja mengulang jahiliah yang menjadi background bertajuk air bah…
Hanya ikt atau terdiam yang msh bs menopang lenggang yang tak karuan…

Maafkan lah dia kawan
Candaan mu memilukan…
Bertamasya tanpa aturan permainan…
Tersenyum tanpa tebaran yg. beraturan…
Menjanjikan kesaksian jalang yang tertendang…

Ialah dia dengan masa silam yang tak beraturan…
Bertaburan ingn dimaafkan…

image

banyak kesederhanaan yg rumit

Rabb,maaf aku harus menuliskan isi otakq dsini..
Begitu banyak liku,yang seolah aku tak mampu,tp untk yg satu ini sudah cukup,aku MENYERAH…aku sudah mencoba,terus mencoba,dan entah seperti apa,aku putuskan,hari ini aku pasrah,terserah dan sudahlah..maaf kalau hanya berbagi keputus asaan…

Dan skali lg maaf kalau ak meminta maaf

‘Tuhan memberi ujian sesuai batas kemampuan’

kawan,sejatinya semua punya jawaban.tapi realita d lapangan hanya satu kalimat sederhana,rumit untuk d uraikan

‘cinta itu aktif,memberi dan terus berbagi,jangan harap dberi dan dkasihani’

ya,aku tau,cukup untk skedar tau,para mujahid besar,mewakafkan diri untuk semua itu,tapi tahu itu belum tentu paham,entahlah dr jalan mana aku memahamimu..

‘kuat lah,untk org2 dsktrmu.kubur rasa untk drimu,sebarkan senyum dmendungnya harimu’

oke,tabah yang tersisa,tp terserah untk hal itu.maaf kawan,aku egois untk sesuatu itu,karena aku putuskan,aku orang yg tak mampu,maaf aku mengakhiri ikhtiarku..

Sekali lagi maaf..aku tak mampu..

kota perantauan kedua

Bualan juni 2012, bulan juli tanggal 11 ibukota ini bakal mencari komandernya untuk 5 tahun kedepan. Entah, apa yang membuat semua ini menuntut keterlibatan aktif di dalamnya, aku bukan sesiapa di kota ini, hanya pendatang peretas cita pribadi untuk menuju siklus abadi, hanya sisa ego yang tersirat di kota ini. sesekali agak bergeming, menyisakan sedikit hti untuk kota yang teramat sibuk untuk dirinya sendiri ini. yups..mari bicara politik malam ini.

politik, yang sedari kudengar sungguh picik nan cerdik, tapi tanpa nya kita hanya boneka korban para penguasa belaka, meskipun hanya persaan saja. tapi sadar politik agaknya memanggil untuk sedikit bergelitik. sedari kecil ditanamkan POLITIK ITU gak kotor ri..itu hana kibulan orba aja. ah masa itu, masa-masa ak tak peduli apa mau dan maksudmu, cukup tenang dengan waktu bermain yang lapang, ikut kampanye??oh, saya sangat senang, karena hiruk pikuk, dengan segala warna-warni nya, oke sebatas itu mengenalmu, berdiskusi untuk masalah itu.

Bukan kah Rasul juga berpolitik? pertanyaan simple yang sarat diskusi, orang bilang debatable, ah masa bodoh lah. entah jalan apa yang aku tempuh ini, untuk berusaha menjadi khalifahnya di bumi, banyak jalan sebenarnya, tapi setelah pilah-pilah system yang agak mendingan meskipun memang belum ada yang semprna setidaknya, jalan politik ini membuat bulu kuduk agak merinding.

aku mencintaimu tanpa syarat apapun

yups..ornag bilang tak ada alsan embun hadir di ujung daun, begitu pula cintaku untukmu tak berwarna seperti si embun. entahlah, politik ini memang jalan yang unik, mau maju melaju, tapi siapalah daku, mau diam membatu, munafikkah daku?ilmu tak terlalu cukup untuk bekali diri sampai hari nanti, hanya berharap rahmatNya lah diri ini selamat.

hanya satu sebenernya gerbong ini melaju, menyebarkan nur dr Nya, kasih sayang yang sungguh termat ikhlas kalau hanya sekedar kekuasaan diatas kertas. begitu tak tau pamrih kalau hanya disuruh bertarjih, oh Rabb, sungguh berliku kaki ini menuju jalanMu. siasat sesat atau licik berpicik belum pernah sempat terlintas, entah kami yang bodoh atau kami yang setengah-setangah di panggung pentas para peretas nyawa ini.

banyak jalan seperti yang telah tersampaikan, ilmi, da’awi atau bahkan usaha dagang jual beli duniawi..tapi mimpi ekspansi kasih sayang ini tak harus pernah berhenti selama diri ini masih punya nurani. meskipun kadang godan sebagai insan diri terlalu banyak dan terlalu sepele untuk membebani, masih cengeng, masih terus menuntut, masih banayk hal perlu di perketat lagi. sampai saat ini masih berusaha untuk tidak menjadi penyebab HANCURnya bangunan ini

hanya itu..aku tak mau..tak akan mau menjadi penyebab gulung tikarnya bangunan yang sudah susah payah di bangun ini..

DIRGAHAYU KOTA PERANTAUAN kedua ku..terimakasih telah mengijinkan aku singgah disini, menikmati setidaktnya ritme kehidupan yang termat beda,terimakasih telah mengenalkan kepadaku hal yang teamat berbeda untuk di lukiskan dengan kata, perjuangan kelas kehidupan, perjuangan berasaskan hutan rimaba berselipan dnegan kata fana tapi terus direntas untuk akherati ini, sungguh unik tapi tak taulah kolaborasi apa ini, hanya bisa melukiskan sungguh pelik kota ini berdandan..

 

okelah, maaf kan kalau terlalu kencang dalam melaju, tapi setidaknya aku telah berusaha membukakan hati untukmu, tapi entah apa yang kamu mau..hanya ini yang aku mampu..mungkin lain kali aku usakan lbih dr itu

hey kamu

hey kamu..kamu yang duduk termangu..

ngaku nya anak kampung..tp kok cengeng..

iya kamu..kamu itu..yang suka ber-ba-bi-bu..

bukan begitu cara bersyukur..

hidup harus teratur tapi tak selamanya terukur..

hay kamu..kamu yang katanya suka dengan hidup ini..

kok nangis lagi..

ahh kamu, kamu plin-plan ya..

bukan merah melulu..banyak kok warna hidup ini..

bukalah jendela, nanti kamu tau, luas begitu luas semua pemandangan ini..

ahh kamu..

katanya anak kampung, tapi kok gitu

ayo berdiri..

baru juga transisi..baru juga ketemu tembok baru..

nanti banyak lagi kejutan dr Tuhan-Mu..

bukannya ini permintaanmu..

ahh kamu..pelupa ya..atau pura-pura lupa..

minta ini dikasih, minta lagi..

ahh kamu..manja sekali sih kamu..

emang kamu sudah sehebat apa sih kamu..

katanya mau naek kreta ini..apapun yang terjadi..

ya sudah, kondisi kreta nya kayak gini..

kamu-kamu..mau enaknya melulu..

emang sesak sekrang kreta yang kamu tunggu-tunggu..

tapi kamu kan sudah berjanji..

kreta ini yang kamu pilih..

ahh kamu..jangan lupa donk sama janji kamu..

Hey KAMU..KAMU yang duduk di situ..

lihat cermin dan catat semua mimpi mu yang dulu..

ingat hey..kamu..camkan itu..banyak petunjuk yang sudah ada..

tinggal KAMU sadar ga sihh..

KAMU!!!jangan kayak gitu..jangan ngelunjak…

katanya mau masuk syurga!!!kok mudah nyerah sih KAMU..

mau nya apa sih KAMU…

ahh..kamu..

as long as You love me…:'(

mengapa ada air mata

mengapa juga ada rasa cinta

mengapa sya terlahir dari rahimnya

mengapa beliau begitu mulia

kata sang pujangga, tak boleh bertanya tentang apa dan mengapa

tapi hanya iu yang terasa..

Allah menciptakan, sebuah hal atau sesuatu atau apalah, entah tak ada kata pengganti untuk menyebutnya, sesuatu saja saya bilangnya. sesuatu yang teramat dahsyat yang kita rasakan jika kita mau merasakannya. manusia silih datang dan pergi, matahari terus mengitari, bumi bulan berputar secara serasi, seimbang sungguh sangat seimbang, hal dahsyat ini terus saja mengusik sang nurani. entah kapan kami dikumpulkan kembali, yang jelas tinggal 1 asa yang pasti, kumpulkanlah kami di syurga kelak nanti.

tertegun melihat raut muka nya, tertegun melihat ketabahannya, terkagum melihat rasa yang tak terungkapkannya,,menyusup pandai sekali menyimpan rasa..tapi semakin pandai, semakin terlihat jelas, begitu besar rasa yang bersemayam dikalbunya..entah apa cita-citanya entah apa impiannya, bahkan aku pun tak pernah memikirkannya, rasa totalitas dalam menghadapi hidup yang teramat sangat, totalitas menjalani titah dr-NYA yang tak terkira..mensyukuri setiap tetes keringat, mensyukuri setiap bulir nasi yang menuai..

Rabb..jagalah orang-orang mulia yang telah menjagaku dikala kecil hingga sekarang..jagalah dia karena Engkau sebaik2 penjaga..rawatlah dia sampai menuju syurga..jika rasa ini begitu dahsyat..tentu Engkau lebih dahsyat dr segala nya..ak mencintainya..entah apapun yang terjadi ak tetap mencintainya..baru sekarang ak bisa mendefinisikan sebuah rasa mulia yang telah Engkau ciptakan ini..

————————as long as You love me———————————–